Total Tayangan Halaman

Kamis, 22 September 2011

satu bulan bersama mu

Tidak pernah puas aku menghitung detik – detik bersamamu . Hingga tak disangka 1 bulan kita lewati dengan berbagai perbedaan yang mampu hangus karena rasa cinta . Aku tak pernah berharap masa – masa sebelum satu bulan itu berubah . Ingin rasanya tetap seperti ini , menjadi sosok yang kau sayangi . 
Masa – masa itu begitu indah , dan aku percaya suatu saat akan nada masa yang lebih indah bersama mu , di bulan berikutnya atau bahkan di tahun berikutnya . Hingga tak terhitung lagi berapa kali ucapan “aku sayang kamu” itu terucap.
Aku tak perduli bagaimanapun masa lalu mu , atau bersama siapapun kamu saat itu . Sekarang , bangunlah dan aku harap kau segera sadar , kau adalah milik ku . Bagaimanapun kamu sekarang atau nanti aku akan tetap seperti ini , menyanyangimu dan terus menyanyangimu .
Tuhan begitu baik , mempertemukan kau dan aku . Dan terlalu baik saat Tuhan menakdirkan kita untuk bersama , hingga kini , hingga satu bulan lamanya . Doa ku tak pernah putus untuk kau selalu jaga hatimu untukku . Tak perduli sedang apa kau , atau dengan dengan siapa kau saat itu , asal kau selalu menyimpan dengan rapi namaku dan kisah kita.
Tak tau dari mana rasa sayang itu tiba – tiba tumbuh terlalu kuat dan berakar abadi dalam hati ku . Kau yang mampu buat aku selalu tersenyum dan melupakan beban yang hampir tak mampu aku pikul sendiri . Tiba – tiba kau datang membawa banyak kegembiraan untuk , hingga sekarang , hingga satu bulan lamanya .
Tak hentinya aku mengucap rasa syukur karena ada kamu yang mengisi hari – hariku , tak hentinya aku ucapkan rasa syukur karena kau telah memilih aku untuk menjadi orang yang kau sayang .
Sekarang , aku harap , hanya aku yang ada dalam benakmu , bukan nama dia , yang pernah mengisi harimu dulu . Ku mohon , tetap lah di samping ku , berjalan di sampingku dan lupakan sejenak masa lalumu yang kadang buat aku cemburu itu . Hingga aku tak sanggup untuk mengingatkan mu agar kau selalu melihat kedepan . Saat itu kau boleh buka lagi lembaran kenangan mu bersama nya dan tutup rapat catatan tentang kita .
Sadarkah aku cemburu , saat kau sebut nama dia . Sadarkah aku cemburu saat kau ungkapkan rasa untuknya walaupun rasa itu tak penting . Sadarkah aku cemburu melihat dia memanggilmu seperti itu dan aku cemburu saat kamu memanggilnya . Sadarkah , aku cemburu saat aku sadar dia masih terus ada dalam fikiran dan detak jantungmu . Aku CEMBURU semua tentang DIA yang sebut padaku . Dan aku tak akan pernah menjadi dia !
Aku mengenalmu seperti ini , sosok yang sayang padaku , bukan sosok yang masih menyimpan rasa pada DIA masa lalu mu .  Aku tak tau , sebagai sosok apakah kamu sekarang .
Sulit untuk bias iklhas dan berkata “tidak apa – apa ” saat hatiku berkata aku CEMBURU , saat kau sebut namanya , saat kau sedang bersama ku .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar