Mungkin ibuku memang nggak berpendidikan tinggi kayak ibu – ibu yang lain , gak pakek mobil mewah kayak yang lain , ataupun berwajah kencang kayang di tarik – tarik sama semen se kwintal . Tapi , asal kalian tau , ibu ku punya segudang kehebatan di banding itu semua , mungkin ibuku buikan anak kuliahan kayak ibu – ibu teman ku yang lain , bukan ibu – ibu yang pendidikan nya sampai s3 atau jadi dosen atau guru kimia sekalipun . Tapi tau nggak ? kalau dia perempuan paling hebat yang pernah aku kenal mengalah Sri Mulyani idolaku , atau hirl klinton sekalipun . Dia mampu menjadi wnita tegar selama belasan tahun mendampingi ayah ku yang benar – benar telah menyakitinya . Ya , ayah ku adalah seorang PNS biasa , dan pernikahan ayah ku telah menginjak tahun ke tujuh belas , tapi dia berselingkuh , benar – benat ironis , wanita mana yang mampu tegar seperti itu ddemi aku , demi adik ku ?
Ibuku rela menggadaikan harga dirinya demi aku dan adikku . Dia tetap survife dengan hidup yang menurut ku nggak adil baginya , tapi dia selalu berkata “Ibu hanya ingin kamu bahagia , apapun akan ibu lakukan termasuk pengorbanan ini ” . Kata – kata itu yang terus terngiang di dalam hati dan sanubari ku . Sedang kan aku tak pernah bias berbuat apa – apa untuk membuat dia bahagia . Hanya nilai pun tak pernah aku dapat aku dapat kan secara baik dengan utuh . Rasanya aku nggak pernah tega untuk kiatin hasil ujian aku kepada ibu ku . Bukan karena aku takut karena aku tau ibu ku orang paling sabar di dunia . Tapi aku sedih liat kekecewaan di wajah nya walaupun tak di perlihatkan nya kepada ku . Meskipun begitu tapi aku tau , hal itu merupakan tangis untuk nya . Ibuku adalah orang yang tidak gampangmarah , malah bias di bilang lucu . Denagn rambut pendek se[erti ceweknya boboho , hidung lebar kayak manusia purba , dan kebiasaan kentut sembarangan nya itu loh , hehehe . Tapi itu semua yang bikin akusemakin saying dengan ibuku .
Mungkin sekarang aku masih belum bias membahagiakan ya , tapi aku akan selalu berusaha membuat senyum manis itu selalu terdungging di bibirnya . Ibu yang hebat , mengandung aku selama 9 bulan tanpa keluhan , merawat aku dengan kasih sayang , memaklumi semua kenakalan ku hingga sekarang . Ibu kutidak pernah memaksakan aku dengan semua keputusan yang aku ambil . Dia selalu bilang ikuti kata hati mu . Tapi bagaimana aku mengikuti kata hari ku , bila separuh nya adalah ucapan ibuku ? .
Jujur , aku sangat menyanyangi ibuku , aku bersyukur mempunyai ibu yang sepeti dia . Dalam kebimbangan dan amarah ku dia sabar untuk itu . Than aku selau berdoa agar semua yang dia yag dia ingin kan menjadi hal yang nyata , hal yang dapat membahagiakan nya . Sekarang memang aku tak berguna bagi dia , aku yang menyusahkan , merepotkan untuk nya
Total Tayangan Halaman
Rabu, 18 Januari 2012
butuh kamu
Inget nggak waktu pertama kita kenal ?
Kamu inget nggak pertama kamu nembak aku ?
Kamu inget nggak waktu pertama kita jalan berdua ?
Kamu inget nggak tempet pertama kita ketemu ?
Kamu inget nggak kapan kita jadian ?
Kamu inget nggak kapan pertama kamu cium aku ?
Kamu inget nggak semua yang kamu kasih ke aku ?
Aku butuh kamu sekarang ?
Kamu inget nggak pertama kamu nembak aku ?
Kamu inget nggak waktu pertama kita jalan berdua ?
Kamu inget nggak tempet pertama kita ketemu ?
Kamu inget nggak kapan kita jadian ?
Kamu inget nggak kapan pertama kamu cium aku ?
Kamu inget nggak semua yang kamu kasih ke aku ?
Aku butuh kamu sekarang ?
ayah
Tuhan , bila Kau beri aku kesempatan untuk meminta sesuatu di suatu hari nanti . Aku hanya ingin ayahku kembali Tuhan . Aku merindukan kehangatannya dulu , aku merindukan saat – saat bersama ayahku.
Tuhan , aku merindukan pelukan hangatnya , aku merindukan usapan tangannya di kepalaku saat nilaiku bagus , aku merindukan ciumanku di pipiku seperti dulu . Saat beliau masih menjadi ayahku secara utuh .
Aku hanya ingin ayahku berubah Tuhan menjadi sosok ayah yang baik seperti dulu . Menjadi sosok yang amat sangat aku sayangi . Aku sungguh menyanyanginya Tuhan . Aku ingin semua kembali , aku , adikku , ibu dan ayah . Kita dalam satu , Tuhan .
Saat aku berkata “aku sakit ayah” , aku ingin dia mengerti aku tak suka ayah yang sekaranng . Aku ingin ayah berubah , aku ingin ayah tidak seperti ini , yang terus membuat hatiku sakit dengan kelakuan ayah . Ayah , aku ingin engkau mengerti , aku ingin seperti dulu . Belibur bersama , makan bersama bahkan aku rindu saat dimana mencium pipiku untuk mengucapkan “dana pinter” waktu aku mendapat rangking . Aku rindu ayah .
Andai waktu bias aku putar , aku akan berdoa kepada Tuhan . Tuhan , jaga keluarga ku agar selalu utuh , jaga keluarga ku agar selalu seperti ini keluarga yang bahagia , hanya kami berempat . Tanpa mereka yang membuat hari – hari ku kelam seperti ini .
Aku hanya bias berdoa , agar kau selalu di beri kesehatan ayah . Nanti saat kau rindu aku anakmu , kau boleh menoleh , apapun yang terjadi aku saying ayah.
Tuhan , aku merindukan pelukan hangatnya , aku merindukan usapan tangannya di kepalaku saat nilaiku bagus , aku merindukan ciumanku di pipiku seperti dulu . Saat beliau masih menjadi ayahku secara utuh .
Aku hanya ingin ayahku berubah Tuhan menjadi sosok ayah yang baik seperti dulu . Menjadi sosok yang amat sangat aku sayangi . Aku sungguh menyanyanginya Tuhan . Aku ingin semua kembali , aku , adikku , ibu dan ayah . Kita dalam satu , Tuhan .
Saat aku berkata “aku sakit ayah” , aku ingin dia mengerti aku tak suka ayah yang sekaranng . Aku ingin ayah berubah , aku ingin ayah tidak seperti ini , yang terus membuat hatiku sakit dengan kelakuan ayah . Ayah , aku ingin engkau mengerti , aku ingin seperti dulu . Belibur bersama , makan bersama bahkan aku rindu saat dimana mencium pipiku untuk mengucapkan “dana pinter” waktu aku mendapat rangking . Aku rindu ayah .
Andai waktu bias aku putar , aku akan berdoa kepada Tuhan . Tuhan , jaga keluarga ku agar selalu utuh , jaga keluarga ku agar selalu seperti ini keluarga yang bahagia , hanya kami berempat . Tanpa mereka yang membuat hari – hari ku kelam seperti ini .
Aku hanya bias berdoa , agar kau selalu di beri kesehatan ayah . Nanti saat kau rindu aku anakmu , kau boleh menoleh , apapun yang terjadi aku saying ayah.
Langganan:
Postingan (Atom)