Total Tayangan Halaman

Rabu, 18 Januari 2012

ayah

Tuhan , bila Kau beri aku kesempatan untuk meminta sesuatu di suatu hari nanti . Aku hanya ingin ayahku kembali Tuhan . Aku merindukan kehangatannya dulu , aku merindukan saat – saat bersama ayahku.
Tuhan , aku merindukan pelukan hangatnya , aku merindukan usapan tangannya di kepalaku saat nilaiku bagus , aku merindukan ciumanku di pipiku seperti dulu . Saat beliau masih menjadi ayahku secara utuh .
Aku hanya ingin ayahku berubah Tuhan menjadi sosok ayah yang baik seperti dulu . Menjadi sosok yang amat sangat aku sayangi . Aku sungguh menyanyanginya Tuhan . Aku ingin semua kembali , aku , adikku , ibu dan ayah . Kita dalam satu , Tuhan .
Saat aku berkata “aku sakit ayah” , aku ingin dia mengerti aku tak suka ayah yang sekaranng . Aku ingin ayah berubah , aku ingin ayah tidak seperti ini , yang terus membuat hatiku sakit dengan kelakuan ayah . Ayah , aku ingin engkau mengerti , aku ingin seperti dulu . Belibur bersama , makan bersama bahkan aku rindu saat dimana mencium pipiku untuk mengucapkan “dana pinter” waktu aku mendapat rangking . Aku rindu ayah .
Andai waktu bias aku putar , aku akan berdoa kepada Tuhan . Tuhan , jaga keluarga ku agar selalu utuh , jaga keluarga ku agar selalu seperti ini keluarga yang bahagia , hanya kami berempat . Tanpa mereka yang membuat hari – hari ku kelam seperti ini .
Aku hanya bias berdoa , agar kau selalu di beri kesehatan ayah . Nanti saat kau rindu aku anakmu , kau boleh menoleh , apapun yang terjadi aku saying ayah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar